<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Romy Steven J - Web Blog</title>
	<atom:link href="http://www.romystevenj.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.romystevenj.com</link>
	<description>Romy Steven J - Multi Tech Trainer - Makassar</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 04:26:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pemerintah seharusnya menaikkan pajak rokok demi generasi muda</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2012/02/pemerintah-seharusnya-menaikkan-pajak-rokok-demi-generasi-muda/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2012/02/pemerintah-seharusnya-menaikkan-pajak-rokok-demi-generasi-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 04:09:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=1528</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini saya menonton sebuah dokumenter di Youtube tentang realita keberadaan rokok di Indonesia. Diawali dengan pemutaran cuplikan berita tentang seorang anak kecil yang menghabiskan 40 batang rokok per hari di Indonesia. Ini keliatannya lucu dan &#8220;membanggakan&#8221; tetapi menurut pandangan penonton di Amerika, ini adalah hal konyol dan sangat memalukan. Saya tentunya sangat sependapat dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini saya menonton sebuah dokumenter di Youtube tentang realita keberadaan rokok di Indonesia. Diawali dengan pemutaran cuplikan berita tentang seorang anak kecil yang menghabiskan 40 batang rokok per hari di Indonesia. Ini keliatannya lucu dan &#8220;membanggakan&#8221; tetapi menurut pandangan penonton di Amerika, ini adalah hal konyol dan sangat memalukan.</p>
<p>Saya tentunya sangat sependapat dengan pendapat orang Amerika tersebut, mengapa bangsa kita menjadi bangsa &#8220;rokok&#8221;? Di mana-mana ada iklan rokok, semuanya dengan bebas terpasang.</p>
<p>Mengapa pemerintah belum bisa mengatasi hal ini? Sebuah pertanyaan besar bukan? Padahal jika menaikkan atau membatasi BBM, pemerintah sangat &#8220;tega&#8221; sedangkan untuk menaikkan atau membatasi rokok, pemerintah sepertinya &#8220;tidak mau&#8221;.</p>
<p>Sementara jika dilihat dari keuntungan, ya menaikkan harga rokok itu lebih baik. Contohnya, di Amerika harga rokok per bungkusnya mencapai $12 atau sekitar Rp. 100.000-an. Hal ini sangat baik, karena dengan demikian hanya orang-orang tertentu yg bisa menikmati rokok dan di satu sisi bisa mengurangi kebiasaan anak-anak untuk merokok. Bandingkan dengan harga rokok di Indonesia yang sangat terjangkau.</p>
<p><span id="more-1528"></span>Saya tidak habis pikir dengan pemerintah kita. Melindungi generasi mudanya saja kok sulit amat ya.</p>
<p>Berita tentang &#8220;anak kecil Indonesia&#8221; yang menghabiskan 40 batang rokok per hari merupakan salah satu &#8220;kegagalan&#8221; pemerintah untuk melindungi generasi muda, calon penerus bangsa dari bahaya rokok.</p>
<p>Semoga saja dengan membaca tulisan saya ini, kita semakin disadarkan akan &#8220;ketidakbenaran&#8221; yang terjadi di bangsa kita. Dan mari bersama kita memperbaikinya demi Indonesia yang lebih baik <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamatkan generasi muda Indonesia dengan menaikkan pajak rokok dan dukung pemberlakuan undang-undang anti rokok mulai dari sekarang <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut link ke dokumenter yang saya lihat http://www.youtube.com/embed/DiyWK3fzTpA</p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/DiyWK3fzTpA" frameborder="0" width="450" height="300"></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2012/02/pemerintah-seharusnya-menaikkan-pajak-rokok-demi-generasi-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunitas itu menjadi keluargaku</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2012/01/komunitas-itu-menjadi-keluargaku/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2012/01/komunitas-itu-menjadi-keluargaku/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 14:49:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatanku]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=1524</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya cukup sibuk, pagi hari harus mengerjakan program PT. Jos Karya. Listing program sudah hampir selesai, eh tiba-tiba komputernya hang, setelah restart, semua listing hilang. Wadoh, langsung deh Galau Stadium 4. Hehe Akhirnya saya putuskan untuk bawa pulang saja scriptnya dan besok baru dibuat lagi. Sangking galaunya sampai-sampai saya jadi malas dan berniat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya cukup sibuk, pagi hari harus mengerjakan program PT. Jos Karya. Listing program sudah hampir selesai, eh tiba-tiba komputernya hang, setelah restart, semua listing hilang. Wadoh, langsung deh Galau Stadium 4. Hehe</p>
<p>Akhirnya saya putuskan untuk bawa pulang saja scriptnya dan besok baru dibuat lagi. Sangking galaunya sampai-sampai saya jadi malas dan berniat membatalkan rencana ikut acara gathering komunitas blogger Makassar, Anging Mammiri. Skalian mau ambil baju, oh ya ini foto bajunya #Pamer hehe.</p>
<p><img class="alignnone" title="Baju Anging Mammiri" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/403065_3117082323825_1167495450_33343309_1603522266_n.jpg" alt="" width="450" /></p>
<p>HP lowbat, dan setelah dinyalakan, eh masuk sms dari kakak Nanie yang isinya mengingatkan acara yang katanya jam 4:30 tapi seingat saya jam 5 tuh. Dengan alasan yang sangat masuk akal, kakak Nanie menjelaskan di SMS ditulis jam 4:30 supaya tidak pada telat, hahaha.. Memang sih repot apalagi kalo yang telat itu cewek-ceweknya, bisa-bisa ortu mereka teriak &#8220;Anakku hamiiiiiil&#8221; hahahaha<span id="more-1524"></span></p>
<p>Lanjut <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  akhirnya dalam &#8220;keletihan otak&#8221; saya pun siap2 dan meluncur ke TKP, di Graha Telkomsel yang lebih dikenal dengan nama &#8220;Gedung Miring&#8221;, astaga mesti pasang kuda-kuda selama di dalam gedung supaya tidak jatuh, hahaha</p>
<p>Sampai di TKP, saya masih merasa asing, karena saya berbaju hitam ditengan perkumpulanG orang2 berbaju ungu. Seperti biasa, stay cool aja hehe.</p>
<p>Acara dimulai dan dipimpin oleh kakak Ipul yang merupakan ketua &#8220;terpaksa&#8221; Anging Mammiri, hehe. Acaranya cukup ramai dan meriah.</p>
<p>Sang ketua juga terlihat antusias memutar video dan menjelaskan asal usul Anging Mammiri. Sampai ke perkenalan, saya pun diperkenalkan dan sayapun mulai terkenal, haha</p>
<p>Komunitas ini sangat luar biasa karena telah melakukan banyak kegiatan dan kerjasama dengan berbagai komunitas lainnya. Sebenarnya, hidup matinya sebuah komunitas tergantung pada gantungannya yaitu ketua. Saya menilai sang ketua sangat gaul dan bisa berinteraksi dengan semua, inilah kuncinya ditambah lagi pengurus lainnya yang ditunjuk &#8220;semena-mena&#8221; juga sama gaulnya, jadilah komunitas ini menjadi hidup.</p>
<p>Saya pun yang tadinya lelah, akhirnya menjadi semangat kembali karena saya menemukan keluarga baru. Selama ini cuma coddo&#8217;2 di mailing list, akhirnya saya bisa bertemu langsung dengan mereka, khususnya Daeng Oprek yang memang memiliki ciri khas dan kalimat khas SADAMDA BASEMEN <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terlebih sang ketua sudah didaulat menjadi ketua event besar Blogger Nusantara di mana Makassar akan menjadi tuan rumah, maka saya pun akan berusaha membantu dan mendukung <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga kedepannya, komunitas Anging Mammiri bisa lebih maju lagi dan lebih banyak anggota keluarga baru. Amin <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salam 2012 be blessing for this generation</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Romy Steven J</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2012/01/komunitas-itu-menjadi-keluargaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banyak Cara Kita Bisa Membantu</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2012/01/banyak-cara-kita-bisa-membantu/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2012/01/banyak-cara-kita-bisa-membantu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 14:59:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=1455</guid>
		<description><![CDATA[Sumber: http://sekolahpesisir.wordpress.com/2012/01/16/banyak-cara-kita-bisa-membantu/ Banyak cara membantu anak-anak Sokola Pesisir Mariso Saat ini Sokola Pesisir Mariso sedang berkemas untuk pindah dari tempat yang selama ini menjadi rumah belajar anak-anak dan remaja di kawasan kampung nelayan Mariso, Makassar. Pemilik tanah rumah belajar meminta mereka untuk segera pindah dibulan Mei 2012 ini. Penggalangan dana telah mulai dilakukan sejak November tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sumber: <a href="http://sekolahpesisir.wordpress.com/2012/01/16/banyak-cara-kita-bisa-membantu/">http://sekolahpesisir.wordpress.com/2012/01/16/banyak-cara-kita-bisa-membantu/</a></p>
<p>Banyak cara membantu anak-anak Sokola Pesisir Mariso</p>
<p>Saat ini Sokola Pesisir Mariso sedang berkemas untuk pindah dari tempat yang selama ini menjadi rumah belajar anak-anak dan remaja di kawasan kampung nelayan Mariso, Makassar. Pemilik tanah rumah belajar meminta mereka untuk segera pindah dibulan Mei 2012 ini. Penggalangan dana telah mulai dilakukan sejak November tahun lalu dimana hasilnya nanti akan digunakan untuk membeli tanah sendiri buat sekolah baru anak-anak pesisir Mariso dan keberlanjutan kegiatan belajar-mengajar mereka.<span id="more-1455"></span></p>
<p>Berbagai cara bisa dilakukan untuk membantu Sokola Pesisir Mariso, yakni :</p>
<p>1. Memberikan donasi sukarela kepada mereka melalui akun :</p>
<p>BNI Cab. Mattoangin,</p>
<p>a.n. Andi Sulfiani qq Sokola Pesisir</p>
<p>no. 0243682214</p>
<p>2. Menyumbangkan pakaian layak pakai anda yang nantinya akan dijual murah kepada masyarakat setempat dan hasil penjualannya akan ditabung untuk penggalangan dana sekolah mereka. Sumbangan pakaian layak pakai anda bisa diberikan langsung ke alamat</p>
<p>-          Sokola Pesisir Mariso di Jl. Nuri lr. 300, no 131, Makassar (a.n Habibi/Efi)</p>
<p>-          Kampung Buku, Komp. CV Dewi, Jl. Abd. Dg. Sirua 192E, Makassar (a.n  Anwar Jimpe Rahman)</p>
<p>3. Membeli produk karya anak-anak Pesisir Mariso berupa kerajinan tangan, buku, foto, lukisan dan film. Info mengenai produk anak-anak Pesisir Mariso bisa menghubungi : Efi Sulfiani (081355505895)</p>
<p>4. Menyebarluaskan informasi ini ke sanak, kerabat, teman dan handai taulan lainnya.</p>
<p>5. Memberitahu bos, pimpinan, direksi kantor tempat anda bekerja agar diikutkan kedalam program CSR kantor anda.</p>
<p>6. Turut hadir dan berpartisipasi pada acara penggalangan dana yang pelaksanaannya akan diumumkan dalam waktu dekat.</p>
<p>Mari kita membantu Sokola Pesisir Mariso agar kegiatan belajar mereka tetap bisa berlanjut untuk masa depan anak-anak Mariso yang lebih baik.</p>
<p><em><strong>SOS, Support Our Sokola Pesisir Mariso !!!</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2012/01/banyak-cara-kita-bisa-membantu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sulap Teknologi</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/12/sulap-teknologi/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/12/sulap-teknologi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 05:06:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Smada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=1310</guid>
		<description><![CDATA[Minggu terakhir ini, LCD Projector di lab komputer saya turunkan dari gantungannya yang tinggi lalu saya letakkan di kursi dan memproyeksikan ke white board yang ada di lab. Siswa yang masuk ke lab bertanya, kenapa LCD diturunkan dan disorot ke whiteboard? Saya menjawab mereka, hari ini kita akan belajar sulap teknologi Mendengar kata sulap, siswa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Minggu terakhir ini, LCD Projector di lab komputer saya turunkan dari gantungannya yang tinggi lalu saya letakkan di kursi dan memproyeksikan ke white board yang ada di lab.</p>
<p style="text-align: justify;">Siswa yang masuk ke lab bertanya, kenapa LCD diturunkan dan disorot ke whiteboard? Saya menjawab mereka, hari ini kita akan belajar sulap teknologi <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar kata sulap, siswa menjadi heran dan bertanya-tanya sulap apaan? Haha.. Setelah mereka duduk, saya menyalakan LCD Projector yang menyorot ke whiteboard biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menjelaskan, kalau whiteboard tersebut tanpa LCD yang menyorot, maka disebut &#8220;Whiteboard sentuh&#8221;, ya iyalah semua whiteboard kan bisa disentuh.. Haha..</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah LCD Projector menyala dan tampil gambar di whiteboard, saya menjelaskan lagi, nah sekarang di whiteboard ini sudah ada gambarnya sama seperti apa yang ada dilayar komputer, nah ini namanya &#8220;whiteboard dengan gambar yang bisa disentuh&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="fb-photo" href="http://www.romystevenj.com/foto/dokumentasi-2/?photo=7"><img src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/380804_2734679964005_1167495450_33152418_48134040_n.jpg" alt="Belajar di lab komputer SMA Negeri 2 Makassar menggunakan White Board Sentuh :))" width="450" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1310"></span>Lalu apa uniknya? Kalau cuma bisa disentuh tapi tidak ada respon apapun, misalnya saya menyentuh tombol START yang ada, tidak terjadi apapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah inilah yang saya namakan sulap teknologi, sekarang whiteboard dengan gambar yang disorot dari LCD Projector akan saya buat bisa merespon apapun yang saya sentuh <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya pun mulai memasang sensor, lalu melakukan kalibrasi dengan pulpen infrared. Nah selanjutnya saya memperlihatkan bahwa sekarang saya bisa melakukan apapun di whiteboard biasa. Saya bisa membuka START menu, mengklik icon-icon bahkan menggambar.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah mungkin inilah yang saya maksud dengan sulap teknologi, whiteboard biasa berubah menjadi interaktif karena bisa merespon apa yang saya tunjuk di whiteboard tersebut <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya lalu membuka sebuah game logika, game ini sudah lama tapi kali ini dimainkan dengan cara yang lain, yaitu menggunakan whiteboard biasa yang disentuh <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Brikut video yang saya upload ke Youtube:</p>
<p style="text-align: justify;">Link: <a href="http://youtu.be/e1soyNt-DoM" target="_blank">http://youtu.be/e1soyNt-DoM</a></p>
<p><iframe src="http://www.youtube.com/embed/e1soyNt-DoM" frameborder="0" width="420" height="315"></iframe></p>
<p style="text-align: justify;">Siswa sangat senang dengan &#8220;Sulap teknologi&#8221; ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya peralatannya tidaklah secanggih yang dibayangkan, bahkan tidak perlu mengeluarkan jutaan uang untuk memiliki perangkat &#8220;Sulap teknologi&#8221; ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi seorang guru IT, merupakan tantangan tersendiri buat saya, walaupun kadang harus mengeluarkan uang pribadi, tapi demi untuk memperkenalkan teknologi-teknologi terbaru kepada siswa-siswi agar tidak gaptek, merupakan tujuan utama saya. Jika menunggu dana dari sekolah, tentu tidak mudah dan tidak cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sangat kebetulan, saya hobby teknologi, jadi mempelajari teknologi baru merupakan kesenangan buat saya <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Seorang guru zaman sekarang sudah seharusnya &#8220;melek teknologi&#8221;. Guru akan tertinggal ketika tidak mau mengikuti perkembangan teknologi. Ya, paling tidak &#8220;mengetahui&#8221; saja sudah cukup dibandingkan sama sekali tidak tahu, atau lebih parahnya lagi &#8220;tidak mau tahu&#8221; dengan perkembangan teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya teringat, pernah ada seorang guru yang datang ke saya dan meminta pertolongan saya, karena dia ingin menggunakan fasilitas LCD yang sudah dipasang di kelas. Guru tersebut bilang ke saya kalau LCD di kelas rusak, sementara LCD itu baru beberapa minggu dipasang. Setelah saya ke kelas, ya ampun, ternyata gambar yang tampil kabur alias tidak fokus dan ternyata penyebabnya adalah karena ada satu siswa yang iseng-iseng memutar setelan fokus LCD tersebut. Nah, ini merupakan gambaran bagaimana keadaan siswa sekarang yang lebih up to date dibandingkan gurunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang, sudah ada beberapa guru yang sering &#8220;mencari tahu&#8221; ke saya tentang komputer, nah saya lebih senang dengan guru seperti ini. Artinya, dia mempunyai kemauan untuk tahu tentang teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu guru berkata pada saya apakah saya tidak takut berbagi ilmu, karena nanti dia sepintar saya dan bisa menyaingi saya. Jawaban saya sederhana, ilmu yang kita bagikan dengan keikhlasan, tidak akan berkurang, malah akan terus bertambah. Orang yang memberi, maka Tuhan pun akan memberi lebih banyak.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, di akhir tulisan saya ini, saya ingin memberikan motivasi khususnya buat guru-guru agar memiliki kemauan untuk belajar hal-hal baru, khususnya mengenai teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan senang hati saya siap membantu khususnya yang ada diwilayah kota Makassar. Saya sudah sering mengadakan pelatihan-pelatihan buat guru, dan satu kesenangan tersendiri buat saya, ketika melihat antusias para guru mengikuti pelatihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk yang di luar kota Makassar, ya siapkan saja tiket PP dan tempat tidur walaupun tanpa bantal, hahahaha.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekian dan semoga tulisan saya ini bisa menjadi motivasi buat kita semua sehingga akan tercipta guru-guru masa kini yang tidak gaptek <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Salam,</p>
<p style="text-align: justify;">Romy Steven J</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/12/sulap-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknologi di tangan anak bangsa</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/11/teknologi-di-tangan-anak-bangsa/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/11/teknologi-di-tangan-anak-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 06:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=1304</guid>
		<description><![CDATA[2 Minggu yang lalu, suasana 18 kelas yang saya ajar berbeda, itu dikarenakan saya tidak mengajar seperti biasanya tetapi saya mempresentasikan satu materi yang sangat penting khususnya buat generasi muda. Judul presentasi saya adalah &#8220;Perkembangan Teknologi dan Informasi) Di awal presentasi, saya sudah memperlihatkan salah satu teknologi, di mana saya mengendalikan Power Point melalui HP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">2 Minggu yang lalu, suasana 18 kelas yang saya ajar berbeda, itu dikarenakan saya tidak mengajar seperti biasanya tetapi saya mempresentasikan satu materi yang sangat penting khususnya buat generasi muda. Judul presentasi saya adalah &#8220;Perkembangan Teknologi dan Informasi)</p>
<p style="text-align: justify;">Di awal presentasi, saya sudah memperlihatkan salah satu teknologi, di mana saya mengendalikan Power Point melalui HP Nokia N70 saya, tidak menggunakan alat khusus, cukup sebuah HP dengan Bluetooth. Kemudian saya memperlihatkan gambar mobil patroli dari negera-negara maju, seperti mobil patroli dari Perancis, Jerman, Inggris dan lainnya. Dari segi kecanggihan, mobil patroli Indonesia masih tertinggal, mobil-mobil mereka telah dilengkapi GPS dan Internet.</p>
<p style="text-align: justify;"><img title="police gps" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/11/police-gps.jpg" alt="" width="461" height="308" align="right" />Salah satu siswa bertanya apakah internet di mobil patroli mereka bisa digunakan untuk update Status atau &#8220;berkicau&#8221; (Twitter)? Dan saya memberikan penjelasan bahwa salah satu kelebihan polisi di negara-negara tersebut adalah mereka sangat menjunjung tinggi kode etik tugas. Jadi walaupun bisa update status dari mobil mereka, tapi mereka tidak menyalahgunakan teknologi tersebut. Mereka menggunakan Internet di mobil hanya untuk memudahkan tugas mereka melacak dan memverifikasi penjahat atau berkomunikasi dengan kantor mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Slide selanjutnya saya memperlihatkan perkembangan media penyimpanan data yang juga perkembangannya sangat cepat. Dimulai dengan sebuah disket ukuran 5 1/2 inci dengan kapasitas hanya 720 KB, lalu berkembang ke disket 3 1/2 inci yang berkapasitas 1.2 MB. Ini memperlihatkan bahwa ukuran fisik disket semakin diperkecil namun kapasitasnya semakin besar, walaupun ukuran 1.2 MB sudah sangat tidak mencukupi untuk generasi sekarang, tapi pada waktu masanya, disket 1.2 MB yang paling banyak digunakan pengguna komputer.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1304"></span>Setelah media disket, berkembang dengan keluarnya CD atau Compact Disk yang sudah sanggup menampung 720 MB data, dan generasi terakhir media penyimpanan data adalah Flashdisk dan Memory Card yang masih digunakan sampai sekarang, di mana ukuran kapasitasnya juga semkin hari semakin membesar. Kapasitas terbesar Flashdisk sampai tulisan ini saya buat adalah 256GB (Bisa dilihat di <a href="http://www.ebay.com/itm/GENUINE-Kingston-DT310-256GB-USB-Flash-Drive-Thumb-ReadyBoost-/280556140344?pt=AU_USB_Flash_Drives&amp;hash=item415272f738#ht_3509wt_1139">http://www.ebay.com/itm/GENUINE-Kingston-DT310-256GB-USB-Flash-Drive-Thumb-ReadyBoost-/280556140344?pt=AU_USB_Flash_Drives&amp;hash=item415272f738#ht_3509wt_1139</a>)</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah bukti perkembangan teknologi, semakin kecil dan praktis tapi kapasitas semakin besar. Bahkan para ilmuwan sedang mengembangkan bagaimana nantinya kita tidak perlu lagi membawa flashdisk, tetapi cukup menyentuhkan jari pada komputer maka tubuh manusia akan berfungsi sebagai media penyimpanan data. Hal ini sangat menakjubkan bahkan hampir tidak masuk diakal, tapi itulah teknologi <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Slide selanjutnya menampilkan perkembangan media piringan cakram atau CD, dimulai dari Laser Disc yang ukuran diameternya sangat besar, lalu berkembang menjadi Compact Disc berkapasitas 720MB, lalu tahun 1996 muncul DVD (Digital Versatile Disc) yang bisa menampung data hingga 8GB, lalu muncul HD DVD (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/HD_DVD">http://en.wikipedia.org/wiki/HD_DVD</a>) yang sanggup menampung hingga 30GB data dan terakhir keluar Blue Ray (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blu-ray_Disc">http://en.wikipedia.org/wiki/Blu-ray_Disc</a>) yang bisa menyimpan hingga 128GB data). Ini memperlihatkan bahwa perkembangan teknologi dengan ukuran yang sama (CD, DVD, HD-DVD dan Blue Ray) tetapi kapasitasnya semakin besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Slide selanjutnya memperlihatkan perkembangan Internet, kita semua tentu masih ingat betapa sulit dan mahalnya Internet di tahun 90-an. Salah satu akses internet yang bisa dibuka dari rumah adalah melalui koneksi Dial-Up Telkomnet Instan, saya masih ingat lagunya: &#8220;Kosong delapan kosong sembilan delapan sembilan empat kali&#8230;&#8221; Hahaha. Koneksinya hanya 36kbps, coba bandingkan dengan koneksi sekarang yang sudah menggunakan satuan Mbps <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Internet sendiri telah menghubungkan miliaran komputer dari seluruh dunia, beberapa tahun yang lalu, Internet hanya digunakan untuk email atau browsing beberapa situs saja, tapi sekarang, Internet telah banyak berkembang, bisa melihat dan menjelajahi bumi dengan aplikasi Google Earth (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Google_earth">http://en.wikipedia.org/wiki/Google_earth</a>), bisa berteman dengan ribuan orang melalui situs jejaring sosial seperti Facebook (Skalian promo facebook saya di <a href="http://www.facebook.com/romystevenj">http://www.facebook.com/romystevenj</a>) bisa &#8220;berkicau&#8221; melalui Twitter (Follow me: @romystevenj hehe) dan masih banyak lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir presentasi, saya memutarkan beberapa video yang saya ambil dari Youtube, diantaranya video mengenai Nintendo Wii (http://www.youtube.com/watch?v=mCufArSg-SQ) di mana cara bermain gamenya sangat berbeda dengan game 10 tahun yang lalu, pemain hanya menggerakkan tubuh dan akan dideteksi oleh game. Juga video mengenai konsep Iphone 5 yang rencananya akan dibuat sangat tipis dan menggunakan keyboard virtual dan layar holographic.</p>
<p style="text-align: justify;">Juga beberapa video &#8220;konyol&#8221; seperti Ipad yang punya program khusus untuk kompor elektronik sehingga pengguna Ipad nantinya bisa memasak menggunakan Ipadnya (http://www.youtube.com/watch?v=826jZDyeGZA), hahaha. Semuanya aneh bahkan terlihat mustahil, tapi itulah teknologi.</p>
<p style="text-align: justify;">10 tahun yang lalu, orang menganggap mustahil kalau layar komputer bisa disentuh untuk menjalankan aplikasi, buktinya sekarang teknologi itu ada. 10 tahun yang lalu orang tidak menyangka kalau sekarang kita bisa saling melihat ketika menelepon dengan adanya teknologi Video Call.</p>
<p><img title="iphone5_concept" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/11/iphone5_concept.png" alt="" width="461" align="right" />Teknologi masa depan Indonesia ada di generasi muda bangsa ini. Jika generasi muda kita &#8220;Gaptek&#8221; maka percayalah, bangsa kita akan semakin tertinggal. Makanya sebagai seorang guru, saya sering meluangkan waktu untuk berbagi kepada anak-anak serta memberikan motivasi agar mereka bisa menjadi jagoan teknologi. Hanya saja, sistem pendidikan negara kita kurang mendukung hal tersebut, anak-anak usia SMA hanya disuguhkan dengan lebih dari 15 mata pelajaran yang pada akhirnya tidak terlalu mereka gunakan di hari depan. Sementara waktu untuk pengembangan diri sangat sedikit disediakan oleh sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika bangsa Indonesia mau maju, sebaiknya menteri Pendidikan benar-benar bisa memperbaiki sistem pendidikan khususnya untuk jenjang SMA, karena di SMA lah tempat berkumpulnya generasi-generasi muda yang masih sangat produktif dan memiliki banyak ide, mereka harus diarahkan ke satu fokus yang bisa membuat mereka menjadi ahli. Selama ini, penjurusan di SMA hanya dibagi 3, IPA, IPS dan Bahasa. Ini adalah penjurusan yang tidak spesifik. Akankah SMA bisa menerapkan penjurusan yang lebih spesifik? Silahkan jawab sendiri <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Salam,</p>
<p style="text-align: justify;">Romy Steven J<br />
www.romystevenj.com</p>
<div style="padding:7px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"><script type="text/javascript">
    	google_ad_client = "pub-6886851277227620"; 
    	google_ad_channel ="";
    	google_ad_width = 728; google_ad_height = 90;
		google_ad_format = "728x90_as"; google_ad_type = "text_image";
		google_color_border = "FFFFFF";
		google_color_link = "0000FF";
		google_color_text = "000000";
		google_color_bg = "FFFFFF";
		google_color_url = "008000"; 
		</script>
		<script type="text/javascript" src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js"></script></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/11/teknologi-di-tangan-anak-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis blog lewat email</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/10/menulis-blog-lewat-email/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/10/menulis-blog-lewat-email/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2011 13:15:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=1141</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi dan Informasi semakin berkembang, begitu pula dengan gadget yang terus menerus mengalami perkembangan. Blackberry salah satu contohnya, dengan menggunakan Blackberry, informasi email dapat diakses secara real time. Melalui tulisan ini saya sekalian ingin mencoba bagaimana kemudahan menulis sebuah tulisan yang otomatis tampil di blog ini hanya melalui gadget kecil saya Blackberry Huron 8830. Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teknologi dan Informasi semakin berkembang, begitu pula dengan gadget yang terus menerus mengalami perkembangan. Blackberry salah satu contohnya, dengan menggunakan Blackberry, informasi email dapat diakses secara real time.</p>
<p>Melalui tulisan ini saya sekalian ingin mencoba bagaimana kemudahan menulis sebuah tulisan yang otomatis tampil di blog ini hanya melalui gadget kecil saya Blackberry Huron 8830.</p>
<p>Jika pengunjung dapat membaca tulisan ini, artinya saya telah berhasil menghubungkan gadget kecil yang selalu di telapak tangan saya dengan blog saya ini sehingga untuk meng-update blog dengan tulisan baru sekarang bisa dari mana saja <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_1142" class="wp-caption alignleft" style="width: 400px;"><a rel="attachment wp-att-1142" href="http://www.romystevenj.com/?attachment_id=1142"><img class="size-medium wp-image-1142" title="26022011018" alt="" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/10/26022011018-400x300.jpg" /> </a>
<p class="wp-caption-text"></p>
</div>
<p></p>
<p>Skalian saja saya coba upload gambar ya. Sent from my BlackBerry® via Smart 1x / EVDO Network. Smart.Hebat.Hemat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/10/menulis-blog-lewat-email/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi-lagi operatorKU mengecewakan</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/06/lagi-lagi-operatorku-mengecewakan/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/06/lagi-lagi-operatorku-mengecewakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jun 2011 07:25:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[grapari]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[pulsa]]></category>
		<category><![CDATA[raib]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=830</guid>
		<description><![CDATA[Baru saja minggu lalu ikut seminar yang diadakan oleh Telkomsel untuk guru-guru. Memperingati 100 Juta pelanggan Telkomsel. Tapi dengan jumlah pelanggan sebanyak itu, bagaimana dengan kualitas pelayanannya? Saya pengguna Telkomsel sudah lama, makanya pada tulisan ini saya menulis judulnya &#8220;operatorKU&#8221; (Huruf kapital pada kata KU menandakan kalau saya pelanggan lama Telkomsel) tetapi beberapa tahun terakhir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Baru saja minggu lalu ikut seminar yang diadakan oleh Telkomsel untuk guru-guru. Memperingati 100 Juta pelanggan Telkomsel. Tapi dengan jumlah pelanggan sebanyak itu, bagaimana dengan kualitas pelayanannya?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya pengguna Telkomsel sudah lama, makanya pada tulisan ini saya menulis judulnya &#8220;operatorKU&#8221; (Huruf kapital pada kata KU menandakan kalau saya pelanggan lama Telkomsel) tetapi beberapa tahun terakhir ini saya mulai terganggu dengan beberapa kebijakan operator yang 65% sahamnya masih milik pemerintah Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir seminar motivasi guru yang diadakan Telkomsel, pak Lohjenawi Trinadi menyampaikan informasi bahwa kita harus bangga menggunakan operator milik pemerintah. Memang seharusnya bangga, tapi bagaimana mau bangga kalau pelayanannya sangat jauh dari yang kita harapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tulisan saya sebelumnya berjudul <a href="http://www.romystevenj.com/2011/02/kebijakan-yang-merugikan/" target="_blank">Kebijakan yang merugikan</a>, saya membahas soal kebijakan Telkomsel yang menampilkan pesan &#8220;Keterbatasan kapasitas operator yg anda tuju menyebabkan SMS anda tdk terkirim. Silahkan diulangi kembali lain waktu&#8221; ketika kita mengirim SMS ke operator lain padahal tidak ada urusan dengan pelanggan mengenai keterbatasan itu karena pelanggan membayar untuk mengirim sms maka kewajiban operator adalah mengirim sms tersebut sampai ke tujuan.<span id="more-830"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini, saya kembali menulis tulisan ini karena lagi-lagi kecewa dengan operator yang sudah bertahun-tahun saya gunakan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img title="Balasan SMS 222 Telkosel setelah pengisian pulsa" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/06/Screenshot0020.jpg" alt="" width="176" height="208" align="right" />Tanggal 30 Mei 2011, saya mengisi KartuAS saya dengan pulsa Rp. 100.000 melalui fasilitas isi ulang kartu kredit BII. Seperti biasa, setelah saya mengisi ulang, sms dari 222 masuk dengan pesan &#8220;Terima kasih telah melakukan pengisian ulang sebesar 100000.00. Pulsa sekarang 101640.00 dan aktif s.d. 17/06/2011.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak melakukan pengecekan ke *888# karena sudah menerima SMS dari 222 tadi. 2 hari setelah itu (1/6) saya mengirim SMS ke teman tetapi laporannya &#8220;Failed/Gagal&#8221;, lalu saya coba mengecek pulsa *888# dan tampil pesan &#8220;Sisa Pulsa Anda Rp.54. Penggunaan pulsa di periode ini Rp.52608. Aktif s.d. 17/06/2011.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><img title="Pengecekan pulsa *888# Telkosel setelah pengisian pulsa" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/06/Screenshot0019.jpg" alt="" width="176" height="208" align="right" />Saya kaget melihat pulsa saya tinggal 54 rupiah, sementara sebelum-sebelumnya saya biasanya isi pulsa 50.000 sudah bisa sampai 1 bulanan. Kali ini pulsa 100.000 raib hanya dalam 2 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mencoba menelepon ke 116 melalui kartuAS, tetapi sama sekali tidak bisa terhubung, lalu saya coba menghubungi 111 dari kartuHalo saya dan bisa terhubung. Aneh kan, kartuHalo bisa, kartuAs ngak bisa, mungkin karena Telkomsel sudah menyerah dengan keluhan-keluhan pengguna kartuAs dan Simpati jadi layanan 116 nya ditutup diam-diam.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah terhubung dengan Caroline Telkomsel, saya menyampaikan keluhan saya, dan setelah dicek, memang benar saya telah melakukan pengisian pulsa Rp. 100.000 pada tanggal 30/5/2011 dengan serial 0011000057389xxx (Sengaja saya tutup buat alasan keamanan, hehe). Hanya saja Caroline tidak bisa memberikan informasi mengapa pulsa saya raib, maka hanya dibuatkan laporannya dan saya diminta menunggu 7&#215;24 jam. Wah, waktu yang sangat lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Keluhan saya juga saya sampaikan melalui account Twitter @telkomsel dan @tselmakassar tetapi sampai tulisan ini saya buat, belum ada respon. Saya juga menulis status di Facebook dan beberapa teman memberikan komentar tentang pengalaman mereka &#8220;dirugikan&#8221; oleh operator yang punya 100 juta pelanggan. Silahkan dibaca komentar selengkapnya di FB saya <a href="http://www.facebook.com/romystevenj/posts/2098442778473">http://www.facebook.com/romystevenj/posts/2098442778473</a></p>
<p style="text-align: justify;">Sampai tulisan ini akan saya post, belum ada solusi apapun dari Telkomsel mengenai raibnya pulsa saya. Harapan saya, melalui tulisan ini, Telkomsel bisa meresponi dan memberikan solusi yang lebih cepat, jangan menyuruh pelanggan menunggu 7&#215;24 jam.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan selanjutnya atas masalah ini, akan terus saya update di tulisan ini. Dan buat teman-teman atau pembaca tulisan ini yang mau berbagi pengalaman, silahkan ditulis di komentar dan semoga bisa menjadi masukan buat Telkomsel.</p>
<p style="text-align: justify;">Catatan buat Telkomsel: Kami komplain bukan karena kami benci sama Telkomsel akan tetapi kami kecewa karena Telkomsel yang kami banggakan ternyata belum memberikan pelayanan yang baik buat pelanggan setianya. Telkomsel bangga dengan pencapaiannya 100 juta pelanggan, tapi bagaimana komentar 100 pelanggan itu tentang Telkomsel, menurut saya itu yang lebih penting. Jangan liat kuantitas tapi kualitas donk.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekian, semoga dalam waktu dekat, Telkomsel bisa segera membalut kekecewaan para pelanggannya dengan semakin memperbaiki pelayanan dan kualitas.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Salam,</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Romy Steven J</p>
<hr />
<p>Tambahan:</p>
<p>Baca tweet dari @faldyarief, bunyinya &#8220;Dgn hormat kpd @Telkomsel ,pulsa yg bru sy isi 200rb pd sbtu mlm lgsg lenyap dlm 5 mnt pdhl blm &#8230; http://tmi.me/aQGqv&#8221;</p>
<hr />
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Tambahan, tanggal 6 Juni 2011</strong></span></p>
<p>Setelah berulang-ulang posting di twitter @telkomsel, @tselmakassar dan @tseljawabali.. Belum ada juga solusi apapun dari Telkomsel.</p>
<p>Saya coba menghubungi kembali 116 dan menanyakan perihal laporan saya per tanggal 2 Juni 2011, tetapi kata operatornya masih sementara dalam proses. Karena saya kurang yakin bahwa laporan saya akan ditanggapi, maka saya meminta operator membuat laporan kembali, dan saya menjelaskan lebih detail dengan satu keyakinan bahwa memang kesalahan dari Telkomsel.</p>
<p>Secara logika saja, saya mengisi pulsa 100.000, lalu tiba-tiba saya cek di *888# pulsa tingga 54rupiah, tetapi info lainnya &#8220;penggunaan pulsa diperiode ini 52.608&#8243;. Jelas aneh kan, seharusnya kalau memang saya menggunakan pulsa 100.000 hingga habis, maka seharusnya informasinya &#8220;penggunaan pulsa diperiode ini 100.ooo-an&#8221; ini koq cuma 50.000-an.</p>
<p>Setelah dicek beberapa saat, operator 116 membeikan informasi kalau pada tanggal 30/5 jam 19:57 pulsa saya tercatat di sistem 100.202 dan pada jam 23:48 tercatat 3.101. Tanpa ada keterangan kemana pulsa 97.101 saya. Maka ini sudah bukti kalau kesalahan ada pada sistem Telkomsel.</p>
<p>Jam 18:21, saya menerima email dari admin @tseljawabali (sebelumnya melalui Twitter saya dimintai alamat email) dan isi emailnya menjelaskan bahwa memang ada drop pulsa, kejadian massal di banyak MSISDN (saya juga diberikan printscreen catatan transaksi dari sistem), jelas terlihat bahwa tanggal 30/5/2011 jam 19:57:14 saya mengirim sms dan sisa pulsa 100.202, kemudian jam 23:48:23 sisa pulsa tinggal 3.101 tanpa ada keterangan penggunaan. Di akhir email, saya diminta ke Grapari untuk proses refund.</p>
<p><a href="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/06/Catatan-Pulsa-Hilang.jpg"><img title="Catatan Pulsa Hilang" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/06/Catatan-Pulsa-Hilang.jpg" alt="" width="500" /></a></p>
<p>Jelas saja menolak ke Grapari, sudah Telkomsel yang salah, malah saya sebagai pelanggan mau direpotkan lagi ke Grapari, pasti antri dan butuh waktu lagi. Jadi saya membalas email tersebut dan meminta agar diselesaikan secara sistem saja, tanpa saya harus ke Grapari segala.</p>
<p>Sampai tulisan tambahan ini saya buat, email saya belum dibalas lagi dan pulsa saya belum di refund.</p>
<p>Harapan saya, Telkomsel bisa bersikap profesional, sudah merugikan pelanggan, jangan merepotkan pelanggan lagi dengan cara disuruh datang ke Grapari. Selesaikanlah melalui sistem.</p>
<p>Tulisan saya ini akan terus saya update berdasarkan fakta agar dapat dilihat public dan menjadi masukan buat Telkomsel kedepannya.</p>
<hr />
<p><strong>Tambahan, tanggal 9 Juni 2011</strong></p>
<p><strong> </strong>Sampai hari ini belum ada tindak lanjut berarti dari pihak Telkomsel padahal saya sudah 2 kali isi pulsa 25.000, tapi pulsa saya yang 100.000 yang telah diakui Telkomsel sebagai kesalahan sistem, belum juga dikembalikan.</p>
<p>Males banget kalau mau mengingatkan Telkomsel selalu, mugkinkah ini cara Telkomsel melayani keluhan pelanggannya? Tidak ada tindak lanjut walaupun itu benar-benar kesalahan sistem mereka?</p>
<p>Saya coba membuat Twit otomatis yang ditujukan ke @telkomsel @tseljawabali dan @tselmakassar dengan isi twit, jumlah hari, jam dan menit sejak pulsa saya raib dan akan otomatis terkirim setiap jam pada menit ke 15 dan 45.</p>
<p>Saya juga mengirim kembali email ke admin Telkomsel Jawa Bali, karena belum mendapat balasan dari email saya sebelumnya.</p>
<p>Hari ini juga sudah hari ke 7 sejak laporan saya ke operator 116 Telkomsel, dimana ketika melapor, saya diminta menunggu 7&#215;24 jam. Ini sudah lewat, tapi tidak ada juga tindak lanjutnya.</p>
<hr />
<p><strong>Tanggal 9 Juni 2011</strong></p>
<p>Berkat program auti twit yg saya buat akhirnya ada respon dari @tselmakassar, mungkin karena sudah bosan liat twit saya yang muncul setiap stengah jam. Sempat berdebat juga dengan admin @tslmakassar, karena dengan mengatasnamakan SOP (Standatd Operating Procedure), saya disuruh melapor ke Grapari, saya tetap menolak karena masa pelanggan sdh dirugikan dengan raibnya pulsa lalu direpotkan lagi harus ke Grapari.  Lagian hilangnya pulsa karena sistem, maka seharusnya, pengembaliannya juga melalui sistem.</p>
<p>Menurut saya, kalau tenaga ahli ICT Telkomsel jago, pastilah mereka bisa membuat program yang mengatasi kesalahan sistem tersebut, sehingga semua pelanggan yang dirugikan bisa langsung terdeteksi dan dilakukan refund otomatis dari sistem Telkomsel. Maklum saya juga seorang programmer <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah saya jelaskan bahwa saya sudah melaksanankan komplain berdasarkan SOP yaitu dengan melapor ke 116, tapi belum ada tanggapan apapun setelah 9 hari, maka admin @tselmakassar akhirnya mengirimkan DM:</p>
<ul>
<li>oke, terima kasih, jika mmg sudah di komplain ke 116 pasti ada tiket ke kami, besok akan kami cek dan kabari</li>
</ul>
<p>Beberapa menit kemudian masuk lagi DM dari @tselmakassar, berikut beberapa DM yang masuk dari @tselmakassar:</p>
<ul>
<li>barusan kami cek memang bapak isi pulsa jam 15:22 pada tanggal 30/5 kemudian pulsa hilang di jam 23:12&#8230; kami sudah deteksi pak</li>
<li>besok kami akan liat siapa yg terima komplain bapak di 116, mohon sabar yah pak, soalnya kami baru buka twitter hari ini</li>
<li>tseljawabali bukan tidak lanjut, krn mungkin mereka merasa diluar wilayah mereka,sabar pak proses sdng berjalan,besok akan ditindak lanjuti</li>
<li>malam ini kami hanya bisa liat dan identifikasi saja, besok baru saya teruskan ke bagian recharge untuk di kembalikan pulsa bapak</li>
<li>trima kasih masukannya tentang profesionalitas, kami akan telusuri kenapa komlain bisa sampai 9 hari di 116, trima kasih</li>
</ul>
<p>Dari DM Twitter di atas, pertama, saya melihat bahwa masih ada kelemahan pada layanan after sales Telkomsel, khusunya untuk layanan 116. Karena laporan saya ke 116 belum diketahui oleh Telkomsel Makassar padahal sudah 9 hari setelah komplain. Kedua, komplain saya melalui Twitter ke @tseljawabali sempat ditanggapi dan saya dikirimkan detail percakapan melalui email, tetapi tetap pulsa tidak dikembalikan. Mereka cuma mengakui bahwa memang ada kesalahan sistem. Jadi kayaknya komplain melaui 116 harus dibarengi dengan komplain melalui SocMed seperti Twitter supaya bisa mendapat perhatian (Walaupun sebenarnya kurang bagus, tapi daripada tidak ditindaklanjuti)</p>
<p>Saya hanya berharap benar-benar ada tindak lanjut khususnya dari @tselmakassar karena telah meyakinkan saya melalui DM bahwa komplain saya akan ditindaklanjuti besok.</p>
<hr />
<p><strong>Tanggal 10 Juni 2011</strong></p>
<p>Jam 11:30 saya menerima telepon dari nomor 082188118xxx yang menjelaskan bahwa pulsa saya telah dikembalikan, dan saya diminta untuk mengecek kembali. Setelah itu saya cek di *888# dan memang pulsa saya telah bertambah  100 ribuan, anehnya di informasi *888# tertulis: Penggunaan pulsa di periode ini Rp. -20085.&#8221; (Perhatikan tanda Minusnya,, haha)</p>
<p>Jam 21:42 saya menerima DM dari @tselmakassar: Pulsa anda telah diganti dan masuk kira² 45 menit yg lalu sejumlah 100rb.</p>
<p>Dengan demikian, saya menutup kasus raibnya pulsa saya ini dan semoga Telkomsel bisa lebih profesional kedepannya dan bertanggungjawab penuh atas kesalahan sistem yang terjadi.</p>
<p>*) Auto twit ke @telkomsel @tseljawabali dan @tselmakassar saya hentikan setelah pulsa saya dikembalikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/06/lagi-lagi-operatorku-mengecewakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba robotika se-Indonesia &#8220;Robotic Day&#8221; SMAN 28 Jakarta</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/05/lomba-robotika-se-indonesia-robotic-day-sman-28-jakarta/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/05/lomba-robotika-se-indonesia-robotic-day-sman-28-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 03:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=826</guid>
		<description><![CDATA[Bulan lalu, sekolah mendapat undangan acara lomba robotika dari SMAN 28 Jakarta. Awalnya saya tidak meresponi kegiatan tersebut dikarenakan pengalaman dari kepala sekolah yang lama, beliau tidak terlalu mendukung kegiatan seperti itu. Namun memang benar bahwa lain pemimpin, lain juga kebijakannya. Pak Herman Hading, yang dipindahkan dari kepala sekolah SMA Negeri 1 menjadi kepala sekolah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a class="fb-photo" href="http://www.romystevenj.com/foto/tim-robotika-site-com-at-robotic-day/?photo=14"><img align="right" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/230155_2078639683408_1167495450_32526140_6639229_n.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Bulan lalu, sekolah mendapat undangan acara lomba robotika dari SMAN 28 Jakarta. Awalnya saya tidak meresponi kegiatan tersebut dikarenakan pengalaman dari kepala sekolah yang lama, beliau tidak terlalu mendukung kegiatan seperti itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun memang benar bahwa lain pemimpin, lain juga kebijakannya. Pak Herman Hading, yang dipindahkan dari kepala sekolah SMA Negeri 1 menjadi kepala sekolah SMA Negeri 2 sejak 2 bulan lalu ternyata mempunyai kebijakan yang sangat jauh berbeda, beliau sangat mendukung kegiatan robotika ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-826"></span>Ketika saya memperbaiki komputer di ruang kerjanya, pak Herman menanyakan soal disposisi surat robotika itu, dan dia meminta saya untuk menindaklanjuti. Setelah keluar dari ruangannya, saya langsung menyampaikan ke anak-anak bahwa kepala sekolah mendukung tim robotika SITe.Com untuk ikut berkompetisi di ajang Robotic Day SMAN 28 Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Persiapanpun mulai dilakukan, kami membagi 3 tim dan semuanya semangat mengerjakan robot buatan mereka sendiri. Pulang sekolah, anak-anak mengerjakan robot mereka di lab komputer, terkadang sampai jam 8 malam.</p>
<p style="text-align: justify;">Kurang 4 hari dari hari H, kendala pun mulai timbul yaitu masalah biaya. Sekolah telah membayarkan uang pendaftaran dan kepala sekolah telah menghubungi Pemerintah Kota agar diberikan fasilitas Mess Makassar yang ada di Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Bantuan dari donatur sangat jauh dari yang di harapkan, namun kami tetap bersyukur dan berterima kasih pada donatur yang telah membantu. Akhirnya diputuskan untuk pembiayaan tiket ditanggung oleh masing-masing anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Kamis, tanggal 19 Mei 2011 kami berangkat, 7 orang siswa dan 2 pembina termasuk saya. Kami berangkat dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air (Lumayan dapat kue 3 potong dan minuman,, hehe)</p>
<p style="text-align: justify;">Tiba di Jakarta, tidak ada yang menjemput. Sementara info yang diberikan oleh Pemkot Makassar bahwa kami diberikan fasilitas Mess dan Transportasi. Kami cukup kecewa karena fasilitas dari Pemkot tidak seperti yang kami harapkan sementara kami satu-satunya tim ya</p>
<p style="text-align: justify;">ng mewakili pulau Sulawesi dan kota Makassar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pembina, saya harus mempunyai inisiatif, kami kan sudah tiba di Jakarta. Maka saya mencoba mencari taxi dan karena jumlah kami 9 orang, maka kami mengambil taxi APV dengan biaya 300 ribu dari bandara sampai ke tujuan di Mess Pemkot Makassar, Jl. Kwitang 1H No. 3 Jakarta Pusat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesampainya di Mess, kami disiapkan 2 kamar. 1 kamar ukuran kecil untuk 2 orang perempuan dan 1 kamar bansal untuk  semua laki-laki. Lagi-lagi kami mendapatkan fasilitas yang kurang baik, AC di kamar bansal rusak dan suhu sangat panas. Minta kipas angin juga ngak ada, jendela juga tidak bisa dibuka. Hmm,, lagi-lagi kami (yang laki-laki) harus menerima keaadaan kalau kami harus tidur sambil kepanasan dan berkeringat di Mess Pemerintah kota asal kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Jumat, 20 Mei 2011 kami akan ke lokasi lomba yaitu di SMA Negeri 28 Jakarta Selatan. Lagi-lagi karena tidak ada fasilitastransportasi maka kami harus naik busway menuju ke lokasi. Jika dilihat di peta, jarak Mess Pemkot Makassar dengan SMAN 28 itu sangat jauh, kami menggunakan busway saja memerlukan waktu 2 jam.</p>
<p><img align="right" src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/227838_2078646083568_1167495450_32526157_1232342_n.jpg" alt="" width="300" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sesampainya di SMAN 28, kami di sambut oleh panitia dan kami dipersilahkan melihat-lihat ruang robotika mereka. Setelah itu, kami makan siang di kantin SMAN 28. Panitia menawarkan agar kami pindah ke penginapan yang telah disediakan. Setelah bermusyawarah dengan anak-anak, maka kami putuskan untuk besok (Sabtu) kami pindah ke penginapan Graha Wisata Ragunan. Keuntungan jika bergabung di penginapan, kami mendapatkan fasilitas antar jemput dan juga citytour bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah menyelesaikan registrasi ulang, kami kembali ke Mess Pemkot Makassar menggunakan busway lagi. Sesampainya di Mess, AC di kamar bansal sudah diperbaiki (Soalnya saya sempat komplain sebelum pergi, hehe).</p>
<p style="text-align: justify;">Malamnya, 1 orang pelatih (Muh. Akil) dan 1 orang siswa (Fachri) &#8220;hilang&#8221;, sayapun tidak tau mereka ke mana, beberapa menit kemudian 1 siswa lagi juga ikutan &#8220;hilang&#8221; (La Ode). Hampir saja saya lapor polisi, tetapi beberapa anak yang lain mengatakan kalau mereka pasti ke Monas diam-diam. Maka saya juga mengajak anak-anak yang lain (Saiful, Dhani, Anis, Pusapa dan Adi) ke Monas juga. Jarak Monas dari Mess tidak terlalu jauh, jalan kaki juga bisa, tapi untuk membuat anak-anak tetap semangat dan tidak capek, saya coba-coba menawar Bajaj, dan akhirnya kami naik Bajaj. Bisa Anda bayangkan, 1 bajaj di naiki 6 orang + 1 supir bajajnya,, haha.. Pengalaman menarik kan.</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="fb-photo" href="http://www.romystevenj.com/foto/tim-robotika-site-com-at-robotic-day/?photo=8"><img align="right" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/247674_2078638003366_1167495450_32526133_7840216_n.jpg" alt="" width="300" /></a> Sesampainya di Monas, kami foto-foto dan menikmati suasana malam hari di lapangan Monumen Nasional yang katanya menjadi iconnya ibukota. Beberapa jam kami tidak bertemu dengan anak-anak yang &#8220;hilang&#8221; tadi dan kami pun pulang, lagi-lagi menggunakan bajaj. Tapi kalo ongkos perginya 15.000, sekarang kami tawar jadi 10.000, haha.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesampainya di Mess, kami beristirahat dan tidak lama anak-anak yang &#8220;hilang&#8221;pun kembali, ternyata mereka juga ke Monas tapi masuk dari pintu gerbang lain. Hahaha.</p>
<p style="text-align: justify;">Sabtu, 21 Mei 2011. Pagi-pagi kami sudah siap-siap pindah membawa semua barang. Saya pamit ke penjaga Mess dan ternyata informasi kalau kami menginap gratis tidak sampai ke penjaganya, sehingga saya harus meyakinkan kalau memang kami tidak tahu kalau harus bayar. Kami juga berterima kasih kepada salah satu orang tua siswa dari Makassar yang juga nginap di Mess itu, karena telah membantu dan kami juga diberikan dana untuk transportasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Melihat keadaan yang tidak memungkinkan untuk naik busway dengan banyak barang, maka saya mencoba menawar taxi, dan kami menggunakan 2 taxi menuju ke SMAN 28 dengan biaya 60.000 per taxi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai di lokasi lomba, acara pembukaan segera dimulai. Masing-masing tim mempersiapkan diri, hari Sabtu adalah lomba untuk tim Maze Solving SMA. Untuk lomba ini, kami tidak bisa terlalu banyak mengambil gambar karena panitia membuat batasan dengan jarak yang sangat jauh dari arena. Lomba dimulai dan para pembina mengikuti seminar dan workshop.</p>
<p style="text-align: justify;">Jam 3, acara citytour yang merupakan paket dari penginapan dimulai. Kami dibawa ke Rumah Robot Indonesia di Thambrin City dan ke Monas. Di Monas, panitia membagikan makanan dan setelah makan, kami hanya duduk-duduk, ada juga yang membeli oleh-oleh.</p>
<p style="text-align: justify;">Selesai citytour, kami kembali ke penginapan. 1 kamar berisi 3 ranjang susun 2. Tidur pulas karena ACnya yang sangat dingin. Namun beberapa anak dan pelatihnya mengerjakan robot Transporter yang akan diperlombakan besok (Minggu).</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu, 22 Mei 2011. Kami kembali ke lokasi lomba SMAN 28 Jakarta dengan diantar mobil yang telah disiapkan panitia. Lomba Transporter dimulai sementara yang lainnya ikut seminar Internet Sehat dari Depkominfo.</p>
<p style="text-align: justify;">Sore harinya, kami kembali ke penginapan dan siap-siap untuk acara malam penganugrahan dan pengumuman lomba.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara malam penganugrahan diawali dengan makan malam bersama dan juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Depkominfo dan perwakilan dari Menristek.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengumuman pun dibacakan, dari 2 jenis lomba yang diikuti, tim kami belum bisa mendapakan juara, akan tetapi panitia ternyata mempersiapkan 1 jenis penghargaan untuk robot unik yang dibuat sendiri. Dan penghargaan &#8220;Technical Award&#8221; tersebut diberikan kepada salah satu tim Maze Solving kami.</p>
<p style="text-align: justify;">Malam hari kami kembali ke penginapan dan mempersiapkan barang-barang kami karena kami kembali ke Makassar dengan pesawat jam 3 subuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami sudah berusaha, tetapi belum bisa menjadi juara, karena lawan-lawan kami sudah sering mengikuti lomba robotika sampai tingkat Internasional. Namun mendapatkan penghargaan &#8220;Technical Award&#8221; sudah merupakan prestasi yang membanggakan. Dari beberapa Provinsi yang ikut, hanya kami, tim Robotika SITe.Com dari SMA Negeri 2 Makassar yang memperoleh penghargaan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami wakil dari Makassar, kami wakil dari Sulawesi Selatan bahkan kami wakil pulau Sulawesi. Hanya saja perhatian dari pemerintah masih kurang, seharusnya pemerintah Kota maupun pemerintah Provinsi bisa lebih mendukung tim yang mewakili kota maupun Provinsi yang ikut dalam lomba tingkat Nasional.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/05/lomba-robotika-se-indonesia-robotic-day-sman-28-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebijakan yang merugikan</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/02/kebijakan-yang-merugikan/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/02/kebijakan-yang-merugikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Feb 2011 05:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[IM3]]></category>
		<category><![CDATA[sms]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=711</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai konsumen atau pelanggan salah satu operator seluler, saya merasa kesal juga dengan &#8220;kebijakan&#8221; yang diambil oleh operator-operator tanah air demi mendapatkan pasar dan memperbanyak pelanggan mereka. Salah satu hal yang cukup mengganggu adalah ketika saya mengirim sms ke operator lain, setelah dikirim beberapa detik masuk pesan &#8220;Keterbatasan kapasitas operator yg anda tuju menyebabkan SMS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-712" title="Pesan Keterbatasan Operator Telkomsel" src="http://www.romystevenj.com/wp-content/uploads/2011/02/Pesan-Keterbatasan-Operator-Telkomsel.jpg" alt="" width="176" height="208" align="right" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai konsumen atau pelanggan salah satu operator seluler, saya merasa kesal juga dengan &#8220;kebijakan&#8221; yang diambil oleh operator-operator tanah air demi mendapatkan pasar dan memperbanyak pelanggan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu hal yang cukup mengganggu adalah ketika saya mengirim sms ke operator lain, setelah dikirim beberapa detik masuk pesan &#8220;Keterbatasan kapasitas operator yg anda tuju menyebabkan SMS anda tdk terkirim. Silahkan diulangi kembali lain waktu&#8221; dengan identitas pengirim yang sangat jelas yaitu TELKOMSEL.<span id="more-711"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya menjadi bertanya-tanya bukankah ini salah satu bentuk &#8220;kecurangan&#8221; karena sebagai pelanggan, sebenarnya saya tidak ada urusan dengan keterbatasan tersebut, itu merupakan kewajiban operator untuk mengirim sms saya sampai ke nomor tujuan tepat waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya, semua pelanggan mengirim sms dengan satu keinginan yang sama yaitu, sms tersebut sampai ditujuan tepat waktu. Tapi koq malah ada sms seperti itu. Pelanggan mengirim sms kan bayar, tidak gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">Anehnya lagi, sms tersebut dikirim sebagai sms flash yang hanya tampil dilayar, setelah pelanggan menekan tombol, sms itu hilang (tidak otomatis tersimpan di inbox). Apa maksudnya? Meskipun ada menu untuk menyimpan ke Inbox tapi kebanyakan (kebiasaan) pengguna hp adalah menekan tombol back (kembali). Makanya saya sudah menyimpan sms tersebut dan juga dengan aplikasi Screen Capture, saya menyimpannya menjadi format gambar agar bisa dengan jelas dilihat di blog saya ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin ini dikarenakan kebijakan-kebijakan operator yang memberi tarif murah bahkan gratis, sehingga pelanggan yang membayar pun kena dampaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya tidak tahu sampai kapan hal seperti ini bisa berakhir. Masukan saya untuk operator-operator tanah air adalah jangan terlalu &#8220;rakus&#8221; mengejar jumlah pelanggan sehingga pelanggan lama dirugikan. Penambahan jumlah pelanggan harus diimbangi dengan kapasitas yang memadai sehingga pelanggan lama pun tidak dirugikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pengajar IT di salah satu sekolah unggulan di Makassar, saya sudah melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana para operator-operator menjual bahkan membagi-bagikan nomor perdana ke ratusan siswa, tapi pada kenyataannya, setelah pulsa kartu perdana itu habis, mereka tidak menggunakannya lagi. Jadi apakah itu bisa dikatakan sebagai pelanggan baru? Yang hanya memakai beberapa hari? Lalu bagaimana dengan pelanggan lama yang merasakan dampak kepadatan jaringan karena banyaknya nomor baru yang hanya sekali pakai.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan cuma Telkomsel, tapi juga Indosat dengan produk IM3 nya yang terus mengeluarkan nomor baru sehingga sms IM3 yang dikirim hari ini, tibanya bisa besok, lusa bahkan ada yang tidak sampai-sampai ditujuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga saja dengan tulisan saya ini, operator-operator di Indonesia bisa lebih bijak dalam bersaing dan tetap menjaga kualitas layanan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/02/kebijakan-yang-merugikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi Jarak Jauh</title>
		<link>http://www.romystevenj.com/2011/02/motivasi-jarak-jauh/</link>
		<comments>http://www.romystevenj.com/2011/02/motivasi-jarak-jauh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Feb 2011 06:26:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Romy Steven J</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Smada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.romystevenj.com/?p=704</guid>
		<description><![CDATA[Wah sudah lama tidak nulis di blog ini.. Hehe.. Kali ini saya mau nulis dan share tentang motivasi jarak jauh. Ini berdasarkan pengalaman saya prbadi lho. Awal bulan Februari, anak2 di sekolah sibuk mengurus rencana mereka ikut lomba se-Asia Tenggara yang dilaksanan di Binus Jakarta. SEO 2011, Southeast Asean English Olympics. Sebenarnya lomba ini sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/181410_184042988303065_158163887557642_409075_4651149_n.jpg" alt="" width="300" align="right" />Wah sudah lama tidak nulis di blog ini.. Hehe.. Kali ini saya mau nulis dan share tentang motivasi jarak jauh. Ini berdasarkan pengalaman saya prbadi lho.</p>
<p style="text-align: justify;">Awal bulan Februari, anak2 di sekolah sibuk mengurus rencana mereka ikut lomba se-Asia Tenggara yang dilaksanan di Binus Jakarta. SEO 2011, <a href="http://www.seo.mybnec.org/" target="_blank">Southeast Asean English Olympics</a>. Sebenarnya lomba ini sudah diikuti juga tahun lalu, makanya anak2 sangat antusias untuk ikut tahun ini lagi. Sebagai pembina, saya sangat mendukung mereka. Mereka telah mempersiapkan segala sesuatunya. Namun sayangnya rencana mereka masih kurang diperhatikan oleh pihak sekolah, tapi saya terus memberikan motivasi kepada mereka. Mereka sendiri terdiri dari 2 ekskul/organisasi, yaitu <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=28449503570" target="_blank">Smada English Conversation Club (SECC)</a> dan <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=47895685675" target="_blank">Smada Information &amp; Technology Community (SITe.Com)</a>. Tim SECC mengikuti lomba debat, dll yg berhubungan dengan bahasa Inggris, sementara tim SITe.Com mengikuti lomba <a href="http://www.seo.mybnec.org/movie.php" target="_blank">Ibox Short Movie Making</a>.<span id="more-704"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak anak-anak yang meminta saya untuk menjadi pendamping mereka, saya menyatakan siap saja jika ditunjuk oleh sekolah karena memang yang tepat mendampingi adalah pembina dari SECC atau dari SITe.Com saja dan bukan dari guru lain yang tidak terlibat dalam organisasi ini. Karena menurut saya, pendamping mereka haruslah yang mengenal meraka dan bisa memotivasi mereka mengingat mereka pergi bukan untuk bersenang-senang tetapi untuk berlomba. Walaupun saya sempat ditunjuk oleh wakasek untuk mendampingi mereka tapi akhirnya tidak jadi dan pembina SECC yang berangkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun hal tersebut tidak menurunkan semangat saya untuk tetap memotivasi dan memberikan semangat kepada mereka, proses pengambilan gambar dan pengeditan video pun mulai dikerjakan dalam waktu yang hanya tinggal beberapa hari. Tapi untunglah ada Dewa Sagita yang tahun lalu sudah ikut sehingga bisa memberikan masukan dan gambaran kepada mereka. Hari Minggu 13 Februari 2011, saya dan Dewa Sagita (Yang juga mantan ketua SITe.Com dan ketua OSIS 2010-2011) bersama-sama ke bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mengatar dan melepas tim SITe.Com dan SECC. Di bandara sempat bertemu dengan orang tua mereka, dan mereka pun berangkat ke Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama mereka di Jakarta, saya terus memantau melalui SMS, Twitter dan Facebook. Inilah salah satu hal positif dari teknologi. Komunikasi tetap bisa dilakukan walaupun jarak jauh. Semua kegiatan mereka di Jakarta bisa saya pantau dan sayapun terus memberikan motivasi. Saya tidak punya target harus juara buat tim Video Making  SITe.Com, akan tetapi tiba-tiba saya mendapat dorongan untuk lebih memotivasi mereka, saya sempat menulis di status Facebook &#8220;Bila Tuhan yang mengangkat engkau, maka tidak akan ada seorangpun yang bisa menjatuhkan engkau&#8221;. Memang kelihatannya sangat sulit mendapatkan posisi juara pada lomba ini, mengingat pesertanya adalah sekolah dan universitas ternama di Indonesia. Sejak saat itu saya punya keyakinan kalau kali ini anak-anakku pasti juara. Saya sempat menargetkan juara 1 ke mereka dan mereka pun terus berjuang mempromosikan video mereka untuk mendapatkan vote terbanyak. Laporan yang saya terima kalau mereka sampai berteriak2 dan nyanyi2 di Binus, mungkin sudah jadi pusat perhatian kali ya,, haha.. Urat malu diputuskan untuk sementara waktu. Haha.</p>
<p style="text-align: justify;">Puji Tuhan, usaha mereka tidak sia-sia, hari Sabtu 19 Februari 2011 sore saya mendapat SMS dari salah satu anak SITe.Com kalau tim mereka berhasil dapat juara 2 dan ditambah sebagai juara Favorite juga, wah dapat 2 donk.. Hebaaat.. 6 jempol deh buat anak2ku (2 jempol tangan, 2 jempol kaki dan 2 jempol usus 12 jari) haha</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sinilah saya belajar kalau motivasi dan dukungan itu sangat penting tidak peduli apakah dari jarak dekat ataupun dari jarak jauh. Dan yang terpenting adalah, apakah kita benar-benar tulus memberikan motivasi tersebut. Walaupun tidak jadi mendampingi mereka secara langsung tapi saya tetap bangga dengan usaha dan kerja keras mereka. Buat anak-anakku SITe.Com, daddy bangga sama kalian semua, teruslah berkarya dan berprestasi, daddy selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik buat kalian <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Nb: Daddy adalah panggilan akrab anak-anak Smada buat saya <img src='http://www.romystevenj.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ada juga yang panggil babe, father, ayah, papi, papah, dll.. Hahaha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.romystevenj.com/2011/02/motivasi-jarak-jauh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

